Pengembangan Motorik Halus Dan Kreativitas Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Membuat Gantungan Nama Pada Pembelajaran SBDP
DOI:
https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1008Keywords:
Fine Motor Skills, Creativity, SBdP Learning, First-Grade Elementary School, Name Hanger CraftAbstract
Learning Arts, Culture, and Crafts (SBdP) in elementary schools plays an important role in developing students’ fine motor skills and creativity, especially in lower grades. This article aims to describe the development of fine motor skills and creativity of first-grade elementary school students through the activity of making name hangers from beads. This study employed a descriptive research method with a qualitative approach. The data were collected through observations of SBdP learning activities at SDN Pangonan 02, interviews with first-grade teachers, and documentation of students’ works. The results indicate that the activity of making name hangers helps improve hand–eye coordination, accuracy, and students’ creativity. In addition, this activity creates a fun and meaningful learning atmosphere for first-grade elementary school students
References
Destrinelli, D., Hayati, S., Risdalina, R., Rosmalinda, D., & Khoirunnisa, K. (2024). Pelatihan meronce di SDN 64/I Muara Bulian untuk meningkatkan keterampilan motorik halus siswa. Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah, 3(3), 34–41. https://doi.org/10.22437/est.v3i3.29842
El Zaldie, Z., & Hanif, M. M. (2025). Peranan psikologi pendidikan dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan holistik peserta didik melalui aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(3), 536–545.
Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak (6th ed.). Erlangga.
Lubis, R. (2025). Penerapan strategi origami dalam pembelajaran SBdP untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 8(1), 45–56.
Mardhatillah, M., Ervina, E., & Swastikasari, D. (2025). Analisis perkembangan motorik halus siswa kelas I SD pasca pandemi covid-19. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 12(1), 78–89.
Meriyanti, M., Suryana, D., & Fitriani, R. (2021). Pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1123–1132. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.688
Munawir, I., & Kurniawati, I. (2024). Studi deskriptif karya kolase dari bahan alam pada pembelajaran SBDP kelas II SDIT Al Hasanah 1 Kota Bengkulu. JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 7(3), 459–469. https://doi.org/10.33369/juridikdas.v7i3.32763
Nurhayati, A., Fitria, E., & Nurfadhillah, S. (2020). Peran pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dalam pengembangan kemampuan motorik siswa di SDS Islam Harapan Ibu School. Nusantara, 2(3), 426–434. https://doi.org/10.36088/nusantara.v2i3.942
Santrock, J. W. (2021). Educational psychology (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sumantri, M. S. (2015). Perkembangan peserta didik. Universitas Terbuka.
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Wulandari, R., & Handayani, T. (2019). Pengembangan motorik halus anak melalui kegiatan seni rupa. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 123–130.
Zulfiani, E., & Wijayanto, W. (2026). Pembelajaran SBdP pada materi karya seni anyaman untuk mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar. Journal on Education, 8(2), 323–331. https://doi.org/10.31004/joe.v8i2.9041
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





.png)



