Peran Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anak Usia Dini

Authors

  • Alya Tulhasanah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Taopik Rahman Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Risbon Siantur Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1091

Keywords:

Social Interaction, Child Well-Being, Early Childhood, Social Development, Emotion

Abstract

This study aims to examine the role of social interaction in enhancing the well-being of early childhood. Child well-being includes social, emotional, and psychological aspects that are crucial for child development. Social interaction is a key factor influencing a child's ability to communicate, cooperate, and manage emotions. This study uses a qualitative approach with a literature review method by analyzing relevant sources. The results indicate that positive social interaction with peers, parents, and teachers can improve children's social skills and overall well-being. Supportive environments also help children develop self-confidence and adapt effectively to their surroundings. Therefore, the role of parents and educators is essential in creating an environment that supports children's development. Additionally, structured learning methods, such as Beyond Centers and Circle Time, have been shown to enhance social interaction among children in educational settings

References

Ariska, K., & Rahmawati, R. (2024). Strategi pengembangan interaksi sosial anak usia dini (5–6 tahun) melalui teknik role playing. Jurnal Panrita, 5(1), 39–48.

Batinah, B., Meiranny, A., & Arisanti, A. Z. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial pada anak usia dini: Literatur review. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(1), 31–39.

Bakri, A. R., Nasucha, J. A., & Indri, D. B. (2021). Pengaruh bermain peran terhadap interaksi sosial anak usia dini. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 2(1), 58–79.

Kurniasih, N., Ariesmansyah, A., Arningsih, N. F., & Komarudin, D. N. (2022). Penerapan metode Beyond Centers and Circle Time dalam mengembangkan interaksi sosial anak usia dini.

Mutmainah, S. (2020). Pengaruh pola asuh terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini.

Ningsih, E. P. (2021). Peran interaksi sosial dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia dini.

Pello, Y. S., & Zega, R. F. W. (2024). Peran interaksi sosial dalam pembentukan keterampilan sosial anak usia dini. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(2).

Pratiwi, D. A. (2021). Perkembangan sosial emosional anak usia dini dalam lingkungan keluarga.

Putri, A. R. (2022). Pengaruh lingkungan terhadap perkembangan sosial anak usia dini.

Rahmawati, E. (2020). Peran guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak usia dini.

Sari, M. (2021). Pembelajaran berbasis bermain dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suyanto, S. (2005). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Hikayat Publishing.

Wulandari, D. (2022). Interaksi sosial dalam perkembangan anak usia dini.

Yuliana, R. (2021). Kesejahteraan anak usia dini dalam perspektif pendidikan.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Tulhasanah, A. ., Rahman, T. ., & Siantur, R. . (2026). Peran Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anak Usia Dini. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 593-596. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1091