Implementasi Layanan Bimbingan Karir Dalam Menstimulasi Kemandirian Anak Tunarungu Di TK SLBN 1 Makassar

Authors

  • Nurismi Asyisa Karim Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
  • Sri Wahyuni Asti Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
  • Hajerah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1114

Keywords:

Career Guidance, Independence, Deaf Children, Special Education

Abstract

Independence is an important aspect in children's development, including children with hearing impairments, because it is the basis for developing the ability to adapt, be responsible, and prepare themselves for life in the future.This study aims to describe the implementation of career guidance services and to identify supporting and inhibiting factors in stimulating the independence of children with hearing impairments at TK SLBN 1 Makassar. This research employed a qualitative descriptive approach. Data sources included the principal, classroom teachers, and children with hearing impairments. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The results show that career guidance services were implemented through routine visual-based activities, hands-on practice, and habituation, such as folding clothes, organizing learning tools, washing eating utensils, and planting activities. These activities effectively fostered children’s physical, social, emotional independence, and sense of responsibility. The findings indicate that 60% of children were categorized as Very Well Developed, 20% as Developed as Expected, and 20% as Beginning to Develop. Supporting factors included teacher competence, children’s enthusiasm, visual-based learning, and school environmental support. Meanwhile, inhibiting factors consisted of limited verbal communication, individual differences in abilities, and insufficient learning facilities

References

Asti, A. S. W., & Syamsuardi. (2021). “Peran Pendidikan Anak Usia Dini dalam Pengembangan Karakter Anak”. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 15–25.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Devita Retno. (2017). Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Deepublish.

Erikson, E. H. (2010). Childhood and Society. New York: W. W. Norton & Company.

Febriella. (2022). “Pendidikan Karir Anak Usia Dini dalam Mengembangkan Kemandirian”. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 101–112.

Fuadia. (2022). “Stimulasi Kemandirian Anak Usia Dini Perspektif Psikososial”. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(1), 45–53.

Gunawan, D. (2021). “Model Bimbingan Pengembangan Karir untuk Peserta Didik Tunarungu”. Jurnal Pendidikan Khusus, 17(2), 89–102.

Hajerah, H., Asti, A. S. W., & Syamsuardi. (2021). “Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kebutuhan Perkembangan Anak”. Jurnal PAUD, 6(2), 55–67.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbudristek.

Magfiroh, A. L. (2020). “Metode Bimbingan Karir bagi Anak Tunarungu di SLB”. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 33–44.

Mashudi, M., dkk. (2023). “Implementasi Layanan Bimbingan Karir pada Pendidikan Anak Usia Dini”. Jurnal Bimbingan Anak, 9(1), 20–30.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis (Edisi ke-3). Thousand Oaks: Sage Publications.

Mirnawati. (2017). “Hambatan Bahasa pada Anak Tunarungu dan Implikasinya terhadap Pembelajaran”. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 11(2), 70–81.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nuraini. (2022). “Bimbingan Karir Anak Usia Dini dalam Perspektif Pendidikan Inklusif”. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1–12.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara.

Siti. (2020). “Peran Guru sebagai Fasilitator dalam Mengembangkan Kemandirian Anak”. Jurnal Pendidikan Guru, 5(2), 60–71.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syeilla. (2021). “Pendekatan Berbasis Kekuatan pada Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus”. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(1), 40–52.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Asyisa Karim, N. ., Wahyuni Asti, S. ., & Hajerah, H. (2026). Implementasi Layanan Bimbingan Karir Dalam Menstimulasi Kemandirian Anak Tunarungu Di TK SLBN 1 Makassar. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 698-704. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1114