Sekolah Bahagia, Anak Sejahtera: Sinergi Lingkungan dan Pendidikan

Authors

  • Alma Nurkhoyah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Risbon Sianturi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Taopik Rahman Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Farras Nur Arifah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Mia Ayunita Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nazwa Alifia Agustine Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Nazwa Alifia Agustine Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1155

Keywords:

Children Well Being, Happy School, Inclusive Environment

Abstract

Children's well-being in the school setting is an essential basis for successful holistic development. The purpose of this project is to examine how educational techniques and the physical and psychosocial school environment can work together to achieve long-term child well-being. This study's methodology is a descriptive literature review that looks at a variety of educational psychology and child-friendly school research journals. The findings demonstrate that children's sense of security and belonging is greatly increased when a warm teaching approach is combined with an inclusive physical setting and a supportive psychosocial climate. The study's conclusion highlights that a "Happy School" is attained when the school ecosystem can include elements of happiness into the curriculum and everyday interactions, which eventually lowers academic anxiety and raises student involvement. The implications of this research are twofold: theoretically, it enriches the discourse on child well-being by integrating ecological and pedagogical perspectives; practically, it provides actionable guidance for educators, school administrators, and policymakers to design child-centered environments and training programs that prioritize emotional safety alongside academic goals, ultimately contributing to more sustainable and inclusive educational practices

References

Anggraini, W. (2023). Strategi pembelajaran berbasis bermain dalam menunjang well-being anak pasca pandemi. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 12–25.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Darmayanti, N., & Zubaidah, S. (2022). Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan well-being siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(2), 155–162.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.

Fitriani, R., & Handayani, A. (2021). Sinergi guru dan orang tua dalam mewujudkan sekolah ramah anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1430–1440.

Hargreaves, A., & Fullan, M. (2012). Professional capital: Transforming teaching in every school. Teachers College Press.

Hasanah, U., & Dewi, R. S. (2023). Implementasi konsep sekolah bahagia dalam membentuk karakter positif anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(1), 55–68.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan penyelenggaraan sekolah ramah anak. Kemdikbudristek.

Kraus, S., Breier, M., & Dasí-Rodríguez, S. (2020). The art of crafting a systematic literature review in entrepreneurship research. International Entrepreneurship and Management Journal, 16(3), 1023–1042.

Musfah, J., Rohman, A., & Hidayat, R. (2024). Stakeholder roles in fostering child well-being in Indonesian primary schools. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 112–125.

Noddings, N. (2013). Education and democracy in the 21st century. Teachers College Press.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71.

Prasetyo, A. (2023). Implementasi prinsip pendidikan inklusif dalam menjamin kesejahteraan psikologis peserta didik. Jurnal Inklusi Pendidikan, 7(1), 22–35.

Puspita, S. M. (2021). Penataan lingkungan belajar dalam meningkatkan well-being anak di satuan PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1705–1715.

Rahmia, S., Nurhayati, E., & Fauziah, N. (2026). Implementasi program sekolah ramah anak dalam pembentukan iklim sekolah yang mendukung. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 78–92.

Rahmawati, A., & Rohman, M. S. (2022). Implementasi kebijakan sekolah ramah anak untuk mewujudkan sekolah bahagia. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 88–97.

Santoso, B., Wijaya, H., & Lestari, S. (2025). School well-being implementation in elementary schools: A multidimensional approach. Jurnal Ilmu Pendidikan, 31(1), 44–59.

Savitri, I., Wibowo, A., & Kusuma, D. (2020). Pengaruh desain ruang kelas terhadap tingkat kebahagiaan belajar anak usia dini. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 18(3), 88–95.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Suryadi, S., & Hapidin, H. (2020). Pengaruh iklim sekolah dan self-efficacy guru terhadap well-being siswa. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(1), 41–55.

Wulandari, S. (2021). Peran kompetensi interpersonal guru dalam membangun ekosistem sekolah bahagia. Jurnal Ilmiah Guru, 12(1), 45–53.

Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Nurkhoyah, A., Sianturi, R., Rahman, T., Nur Arifah, F. ., Ayunita, M., Agustine, N. A., & Agustine, N. A. (2026). Sekolah Bahagia, Anak Sejahtera: Sinergi Lingkungan dan Pendidikan. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 859-865. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.1155