Pengaruh Media Emocard Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Falah

Authors

  • Dede Resna Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Dadan Nugraha Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Risbon Sianturi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i2.1247

Keywords:

Emocard Media, Emotional Development, Early Childhood

Abstract

This study was motivated by the suboptimal emotional development of early childhood, as some children still struggle to recognize their own and others’ emotions, regulate feelings, and express emotions appropriately. One effort to stimulate emotional development is the use of engaging media suited to early childhood characteristics, namely Emocard. This study aimed to determine the effect of Emocard media on the emotional development of children aged 5–6 years at TK Al-Falah. A quantitative approach with a quasi-experimental Nonequivalent Control Group Design was employed. The participants were 20 children divided into experimental and control groups. Data were collected through observations using an emotional development instrument administered during pretest and posttest, and analyzed using the N-gain test and the Mann–Whitney U test. The results showed that the experimental group’s emotional development improved after learning with Emocard media, with an average N-gain of 0.592 (moderate category), while the control group obtained −0.021 (low category). The Mann–Whitney U test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, smaller than 0.05, indicating a statistically significant difference between the two groups. Therefore, Emocard media significantly affects the emotional development of children aged 5–6 years at TK Al-Falah. The implication is that Emocard can serve as an innovative, concrete, and play-based learning medium that helps teachers systematically stimulate self-emotion recognition, emotion regulation, and empathy in early childhood, while also offering a practical reference for developing visual media in early childhood education

References

Afiani, A., Huriyah, F. S., Mulyana, E. H., & Qonita, Q. (2024). Penerapan pola pengasuhan positif terhadap perkembangan sosial emosional pada anak usia dini. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 194–203. https://doi.org/10.53515/cej.v5i1.5882

Agussalim, A. A., Ahmad, A. T., IPRH, A., Amalia, A., Lestari, D. R., & Asnur, F. (2023). Pembelajaran emosi melalui flashcard pada anak usia dini di TKIT Al-Fityan Gowa. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1), 31–47.

Alfina, L. (2023). Urgensi media pembelajaran untuk pendidikan anak usia dini. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2(1), 1–12.

Aliyasari, M., & Martadi. (2021). Perancangan flash card sebagai media pengenalan emosi pada anak usia prasekolah. Jurnal Barik, 2(2), 82–95.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Berk, L. E. (2018). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.

Denham, S. A. (2006). Social-emotional competence as support for school readiness: What is it and how do we assess it? Early Education and Development, 17(1), 57–89. https://doi.org/10.1207/s15566935eed1701_4

Desmita. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik: Panduan bagi orang tua dan guru dalam memahami psikologi anak usia SD, SMP, dan SMA. PT Remaja Rosdakarya.

Fauziah, S., Nasution, F., & Nurlaili, N. (2024). Perkembangan sosial emosional anak usia dini dalam berinteraksi dengan teman sebaya kelas Darussalam usia 5–6 tahun di RA Ash-Shalihah. KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(3), 235–247.

Fitriani, E., Waspodo, M., & Gatot, M. (2022). Monograf media flash card baca kata digital untuk anak usia dini. Widina Bhakti Persada Bandung.

Fuadia, N. N. (2022). Perkembangan sosial emosi anak usia dini. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1), 31–47.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.

Hidayah, A. M., Wulandari, D., Putri, F. A., Khotijah, S., Sulistiawati, S., & Ariyanti, W. (2022). Perkembangan pada anak menurut Santrock. ECJ: Early Childhood Journal, 3(2).

Hurlock, E. B. (1976). Developmental psychology (4th ed.). McGraw-Hill.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Istiwidayanti & Soedjarwo, Trans.). Erlangga.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Khaironi, M. (2018). Perkembangan anak usia dini. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University, 3(1), 1–12.

Liani, P. N. (2024). Media pembelajaran efektif dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 10–27.

Linda, S., & Sianturi, R. (2022). Pentingnya kompetensi guru profesional dalam mengembangkan karakter mandiri pada anak usia dini. Edukids, 19(2).

Mawarni, S. A. I. (2023). Pengaruh penggunaan media gambar terhadap kecerdasan emosional anak usia 5–6 tahun [Skripsi, Universitas Lampung].

Meno, O., Sada, E. Y., & Qondias, D. (2024). Analisis kebutuhan media kartu emosi untuk aspek kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 3(3), 134–142.

Narwastu, L., Puspitasari, D., Delta, G., & Zega, A. (2023). Penggunaan flashcard untuk menumbuhkan minat anak usia dini dalam mendengarkan cerita. ALETHEIA, 4(2), 47–52.

Nirmayanti, & Jafar, E. S. (2019). Mengenalkan emosi dengan emoji menggunakan media flash card pada anak usia dini di UPT PPRSA Inang Matutu Makassar. Algazali International Journal of Educational Research, 2(1), 1–7.

Nugraha, D., Indihadi, D., & Sudarman, R. (2019). Pengembangan area isi pembelajaran menulis narasi cerita fiksi melalui teknik “brainstorming” di sekolah dasar. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 3(2), 133–141. https://doi.org/10.20961/jdc.v3i2.34664

Nurhayati, N., & Kurniawati, E. (2023). Efektivitas media pembelajaran berbasis permainan pada anak usia dini.

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2019). Human development.

Piaget, J. (1964). Cognitive development in children.

Rahmawati, R., et al. (2024). Interactive learning media for early childhood social-emotional development.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

Resna, D. ., Nugraha, D. ., & Sianturi, R. . (2026). Pengaruh Media Emocard Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Falah. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 1545-1553. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i2.1247