Analisis Hubungan Intensitas Menonton YouTube dengan Kesantunan Berbahasa: Studi Korelasi pada Anak Usia 4–6 Tahun

Authors

  • Siska Amaliyah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Taopik Rahman Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia
  • Purwati Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.771

Keywords:

YouTube; Language Politeness; Early Childhood; Viewing Instensity;

Abstract

The advancement of digital technology has made YouTube an integral part of early childhood routines, serving as both entertainment and a source of visual information. This study aims to analyze the relationship between the intensity of YouTube viewing and language politeness among children aged 4 to 6 years in Tawang District, Tasikmalaya City. A quantitative correlational approach was employed, involving 178 children selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire based on indicators of viewing intensity (frequency, duration, type of content) and principles of politeness in language. Instrument validity and reliability tests confirmed that the questionnaire was appropriate for data collection. Results showed that most children had moderate to high viewing intensity, predominantly watching entertainment content. Pearson correlation analysis revealed a positive and statistically significant relationship between YouTube viewing intensity and children's language politeness (r = 0.313; p = 0.000), although the strength of the relationship was categorized as low. These findings support cultivation theory, which posits that prolonged exposure to media can shape social behaviors, including the use of polite language. Therefore, YouTube can contribute to the development of polite language in children if accompanied by active parental guidance and exposure to age-appropriate content that carries positive values. This study provides implications for parents, educators, and policymakers to manage digital media consumption as a part of early childhood character education

References

Abdillah, R., Adkha, I., Agustin, D. P., & Alam, N. (2025). Sosialisasi Penerapan Algoritma Media Sosial Youtube untuk Menaikkan Jumlah Pengunjung. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 120–130. https://doi.org/10.58192/karunia.v4i1.3075

Abdurrozak, & Hilalludin. (2025). Pengaruh Media Sosial Tiktok Terhadap Perkembangan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Generasi Alfa. BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 7–19.

Amaruddin, H., Atmaja, H. T., & Khafid, M. (2020). Peran Keluarga Dan Media Sosial Dalam Pembentukan Karakter Santun Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 33–48.

Ardhyantama, V., & Apriyanti, C. (2021). Perkembangan bahasa anak. Stiletto Book.

Hadi, I. P., Wahjudianata, & Inggrit, I. (2021). Buku ajar Komunikasi Massa. https://repo-dosen.ulm.ac.id/bitstream/handle/123456789/17579/Buku Ajar Komunikasi Bisnis (ABKA 3208- 2 SKS).pdf?sequence=1

Hafifah, S., Fitri, L. H., Nurfadila, I., Siregar, M. R., & Putri, I. A. (2025). Analisis Dampak Penggunaan Tiktok Terhadap Perilaku Sopan Santun Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(2), 326–340. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i2.3841

Harumawardhani, D. P., Rahmawati, I. Y., & Setyowahyudi, R. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4-6 Tahun Studi Kasus Kebiasaan Menonton Youtuber Gaming “Miawaug” Di Kabupaten Ponorogo. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 8(2), 112–123. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/view/1220/734

Mardhiah, Z., Pratiwi, H., & Rusdiah, R. (2022). Dampak Aplikasi Youtube Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(1), 27. https://doi.org/10.18592/jea.v8i1.5679

Maryani, K., Khosiah, S., & Amaliah, S. (2022). Hubungan Menonton Video Youtube Dengan Kemampuan Komunikasi Anak Usia 5 -6 Tahun. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 121–132. https://doi.org/10.32678/assibyan.v7i1.9841

Mastanora, R. (2020). Dampak Tontonan Video Youtube Pada Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini. AULADA: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, I(2), 47–57. http://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/aulada

Mislikhah, S. (2014). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies, 1(2), 285. https://doi.org/10.20859/jar.v1i2.18

Musfialdy, & Anggraini, I. (2020). Kajian Sejarah Dan Perkembangan Teori Efek Media. Jurnal Komunikasi Dan Bisnis, 8(1), 30–42. https://doi.org/10.46806/jkb.v8i1.639

Nasrullah, R. (2019). Teori dan riset khalayak media. Prenada Media.

Nurmahfudhah, S., Widyasari, D. C., & Kunci, K. (2025). Analisis Pemahaman Orang Tua tentang Media Berbasis Digital dalam Pendampingan Belajar AUD. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 250–262. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i1.1176

Pramujiono, A., Suhari, S. H., Rachmadtullah, R., Indrayanti, T., & Setiawan, B. (2020). Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karater, Dan Pembelajaran Yang Humanis. Indocamp.

Putri, E. A., Aurilio, F. L., Alayubi, M. S., & Putri, R. D. (2024). Dampak Video Pendek Terhadap Perkembangan Kognitif dan Bahasa pada Masa Early Childhood. Flourishing Journal, 4(5), 232–244. https://doi.org/10.17977/um070v4i52024p232-244

Rusmalinda, R., Mawardah, K., & Rejeki, S. (2023). Pendampingan Teknik Purposive Sampling Pada Mata Pelajaran Biologi Di Madrasah Aliyah Darul Amal Metro Lampung. Member: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(3), 11–21.

Ruwaida, H. (2020). Belajar Sosial: Interrelasi Antara Individu, Lingkungan, Dan Perilaku Dalam Pembelajaran Fiqih Di Mi Miftahul Anwar Desa Banua Lawas. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 217. https://doi.org/10.35931/am.v4i2.316

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syaripuddin, E. Z., Syahrani, V., & Haliq, A. (2025). Analisis Pengaruh Konten Digital YouTube terhadap Gaya Bahasa Anak-anak Usia Dini: Studi Kasus pada Anak Usia 3 dan 7 Tahun. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 2572–2581. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25171

Ulfah, M. (2020). Digital Parenting: Bagaimana Orang Tua Melindungi Anak-anak dari Bahaya Digital? Edu Publisher.

Vardiansyah, D. (2018). Kultivasi Media Dan Peran Orangtua: Aktualisasi Teori Kultivasi Dan Teori Peran Dalam Situasi Kekinian. Kultivasi Media Dan Peran Orangtua: Aktualisasi Teori Kultivasi Dan Teori Peran Dalam Situasi Kekinian, 15, 64–76.

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Amaliyah, S., Rahman, T. ., & Purwati, P. (2026). Analisis Hubungan Intensitas Menonton YouTube dengan Kesantunan Berbahasa: Studi Korelasi pada Anak Usia 4–6 Tahun. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 216-223. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.771