Peran Guru PAUD dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik melalui Pembelajaran Berdiferensiasi: Studi Kasus di TK Islam Annur Bastari Pekanbaru pada Era Digital

Authors

  • Nahda Nazhifah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Puput Novita Sari Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Syahidah Lukman Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Nelfi Dela Sari Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Rita Kurnia Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/arraihanah.v5i2.867

Keywords:

Pedagogical Competence, Early Childhood Teachers, Differentiated Learning, Digital Age

Abstract

This study is motivated by the demands of the digital era, requiring early childhood teachers to have adaptive pedagogical competencies, including the ability to implement differentiated learning. The study aims to analyze the role of early childhood educators in enhancing pedagogical competence through digital-based differentiated learning. A qualitative approach with a case study design was conducted at Annur Bastari Islamic Kindergarten, Pekanbaru, involving two classroom teachers. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles & Huberman model (reduction–display–verification). Results indicate that teachers applied the 5K principles (agreement, commitment, consistency, consequences, and clarity), adjusted learning activities to children’s characteristics, interests, and learning styles, and differentiated content and processes. The use of digital technology was limited, highlighting the need to improve teachers’ digital literacy for more varied and responsive learning. Teacher–parent collaboration supported consistency in children’s learning experiences. The study concludes that early childhood teachers have effectively implemented pedagogical roles but require further integration of technology. Practical implications include digital literacy training, provision of technological resources, and strengthened teacher–parent partnerships. Theoretically, the study reinforces that digital-based differentiated learning enhances the quality of early childhood education and teachers’ professional competence

References

Fitria, D., & Lestari, A. (2022). Kompetensi pedagogik guru PAUD dalam pembelajaran diferensiasi. Jurnal Obsesi, 6(4), 3311–3325. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2440

Kurnia, R., Safitri, D. A., & Solfiah, Y. (2024). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui alat peraga mekatronik anak usia 5–6 tahun. Pajar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 102–115.

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD. https://www.sciepub.com/reference/421291

Kurnia, R., & Safitri, D. (2024). Pelatihan media pembelajaran berbasis teknologi mekatronik untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD di Kabupaten Kampar, Riau. Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK, 5(1), 33–42.

Kurnia, R., & Rahmadani, S. (2023). Hubungan literasi digital guru dengan kreativitas mengajar di TK se-Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 45–59. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/365/333/483

Winarti, W., Nurhayati, S., Rukanda, N., Musa, S., & Rohaeti, E. E. (2022). Analisis kompetensi digital guru PAUD dalam mengelola pembelajaran daring anak usia dini. Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 5521–5534. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3111

Akbar, M., & dkk. (2024). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini di Era Digital. Jakarta: Rajawali Pers.

Ambarita, S. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Konteks Pendidikan Inklusif. Bandung: Alfabeta.

Budi, R., Fitriani, S., & Maulida, D. (2021). Gaya Belajar Anak Usia Dini dan Implikasinya terhadap Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 25–34.

Darling, L., Yusuf, H., & Nurhayati, S. (2020). Deep Learning dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak, 5(2), 55–68.

Dewi, N., & Suryana, D. (2021). Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Eksplorasi di PAUD. Bandung: Alfabeta.

Direktorat PAUD. (2011). Pedoman Kompetensi Pedagogik Guru PAUD. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Fitria, L., & Lestari, D. (2022). Hubungan Kompetensi Pedagogik dan Kualitas Pembelajaran Guru PAUD. Jurnal Pendidikan Anak, 7(3), 121–130.

Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. New York: Basic Books.

Imran, M., & Sulfasyah. (2024). Model Diferensiasi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Indonesia, 9(1), 14–26.

Jiang, Q. (2022). Deep Learning in Early Childhood Education: A Conceptual Approach. Journal of Early Learning, 4(1), 33–47.

Nadar, Y., Yuni, H., & Hardiyanto, A. (2021). Penerapan Pembelajaran Transformasional di PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 8(2), 67–75.

Nasarudin, M. (2023). Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.

Prawiyogi, A., & Rosalina, N. (2025). Inovasi pembelajaran deep learning di PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 45–59. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.6981

Athalia, Y. S., & Purwanti, M. (2025). Analisis kompetensi pedagogik guru PAUD dalam mengajar di kelas inklusi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 242–252. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6857

Ramlawati, R., Sari, N. I., Kusumawati, R., Yesin, M., Ilmi, N., & Arsyad, A. A. (2025). The effect of differentiated science inquiry learning model based on “teaching at the right level” on students’ critical thinking and science process skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.15294/jpii.v14i1.19479

Fitria, D., & Lestari, A. (2022). Kompetensi pedagogik guru PAUD dalam pembelajaran diferensiasi. Jurnal Obsesi, 6(4), 3311–3325. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2440

Zakariyah, A., & Hamid, A. (2020). Peran Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran Online Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 11–19.

Zaeni, N., & dkk. (2023). Gaya Belajar dan Karakteristik Anak Usia Dini dalam Perspektif Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Dwijantie, J. S. (2025). Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Membangun Pemahaman Mendalam Bagi Anak Usia DINI PAUD : 4(3), 1238–1246.

Cholifatunisa, H., Nugraha, D., & Wulandari, F. (2025). Implementasi deep learning dalam Kurikulum Merdeka untuk anak usia dini. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(2), 101–115.

Astuti, D., & Wulandari, S. (2023). Peran guru dalam pendampingan literasi digital anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(1), 45–53. https://doi.org/10.14421/jga.2023.71-04

Aliyah, S., & Nurlaila, E. (2023). Pengembangan literasi digital anak usia dini dalam aspek bahasa melalui media video animasi di Kelompok Bermain Asy-Syifa. Jurnal Obsesi, 7(1), 10–22. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3650

Fadhilah, R., & Kurniawati, F. (2022). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada guru PAUD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 112–123. https://doi.org/10.21831/jpa.v11i2.52010

Hidayati, N., & Nisa, K. (2021). Kesiapan guru PAUD dalam penerapan literasi digital di era pembelajaran abad 21. Jurnal PENA, 5(2), 88–99. https://doi.org/10.23887/jp2paud.v5i2.34321

Ramadhani, S., & Putri, N. (2020). Penerapan media digital untuk meningkatkan kemampuan literasi permulaan anak usia dini. Jurnal Obsesi, 5(1), 660–671. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.579

Fitriani, D. (2024). Analisis kebutuhan guru PAUD terhadap pelatihan pembelajaran berdiferensiasi berbasis digital. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(2), 299–310. https://doi.org/10.21831/cp.v43i2.61842

Hamidah, A., & Pratiwi, R. (2021). Kendala guru PAUD dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital selama pandemi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 55–67. https://doi.org/10.31004/paud.v9i1.2478

Sari, M., & Hasanah, U. (2022). Integrasi teknologi dan pendekatan diferensiasi dalam kelas PAUD untuk mendukung keterlibatan belajar anak. Early Childhood Journal, 6(3), 134–145. https://doi.org/10.33369/ecj.6.3.134-145

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. ISBN 978 1506353074

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications. ISBN 978 1506366169

Yuliati. (2023). Differentiated teaching approach to support highly able students in mixed classrooms. Language Circle: Journal of Language and Literature, 6(2). https://doi.org/10.15294/lc.v6i2.2410

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Nazhifah, N., Novita Sari, P., Lukman, S., Dela Sari, N., & Kurnia, R. (2025). Peran Guru PAUD dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik melalui Pembelajaran Berdiferensiasi: Studi Kasus di TK Islam Annur Bastari Pekanbaru pada Era Digital. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 492-499. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v5i2.867