Implementasi Pengembangan Fisik-Motorik Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka PAUD: Studi Kasus di TK Aisyiyah 2 dan TK Kartika IX-10 Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.921Keywords:
Early Childhood Motor, Authentic Development Assessment, Authentic Learning Assessmen, School–Parent CollaborationAbstract
The study titled Implementation of Physical Motor Development for Early Childhood at TK Aisyiyah 2 and TK Kartika IX-10 Cangkurileung Tasikmalaya aims to describe in depth the implementation of motor stimulation as a foundation for cognitive, socio-emotional, and independent development in early childhood. This research employs a qualitative descriptive method with data collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation analysis, including activity photos and lesson plans (RPP/RPH). The findings reveal that both institutions have developed motor programs aligned with the Merdeka Curriculum for Early Childhood Education. Gross motor development is fostered through activities such as gymnastics, movement games, jumping, crawling, running, kicking, and catching a ball. Fine motor development is supported through cutting, folding, pasting, beading, and manipulating small tools. Children’s progress is evaluated using authentic assessments, including observations, anecdotal records, developmental checklists, and portfolios. Challenges identified include limited teacher support, insufficient parental understanding of motor activity safety, and varying developmental levels among children. Despite these obstacles, motor activities significantly enhance children’s body coordination, balance, movement control, courage, concentration, and self-confidence. The study highlights the importance of strong collaboration between schools and parents, along with the provision of a safe and stimulating play environment to optimize early childhood physical motor development
References
Arie Paramitha, M. V., & Sutapa, P. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Sirkuit Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Golden Age, 3(01), 1.
Atqiya, Q., & Pratama, R. S. (2024). Pelaksanaan Kegiatan Senam dalam Menstimulasi Perkembangan
Berk, L. E. (2013). Child Development (9th ed.). Pearson.
Buo, K. K. H. P. L. Pelaksanaan Pengembangan Motorik Kasar Di Taman.
Christina, M. (2018). Perkembangan motorik anak usia dini dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–123.
Ernawati, R. (2023). Stimulasi perkembangan anak usia dini pada masa golden age. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 55–63.
Fauziddin, M. (2018). Pemanfaatan permainan tepuk dalam mengembangkan aspek fisik motorik pada
Fisik Motorik Anak Usia Dini. Keguru: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(2), 11-20.
Indriyani, D., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar anak. Jurnal pendidikan anak usia dini undiksha, 9(3), 349-354.
Iswantingtyas, V., & Wijaya, A. (2015). Pengembangan motorik kasar melalui permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 45–53.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Kurikulum Merdeka PAUD. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kirk, J., & Miller, M. L. (2018). Reliability and Validity in Qualitative Research. Sage Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
NAEYC. (2020). Developmentally Appropriate Practice (DAP) in Early Childhood Programs. NAEYC Publications.
Paramitha, A., & Sutapa, P. (2019). Pengembangan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan manipulatif. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 321–330.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD.
Rini, D. P., & Ilham, A. (2024). Hubungan kemampuan motorik halus dengan kesiapan belajar anak usia dini. Jurnal Golden Age, 8(1), 12–20.
Robingatin, & Ulfah, Z. 2019. Perkembangan bahasa anak usia dini (analisis kemampuan bercerita
Robingatin, N., & Ulfah, M. (2019). Implementasi standar tingkat pencapaian perkembangan anak. PAUD Journal, 4(1), 33–42.
Saripudin, A. (2019). Analisis Tumbuh Kembang Anak Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Equalita: Jurnal Pusat Studi Gender Dan Anak, 1(1). 114.
Saripudin, E. (2019). Perkembangan motorik anak usia dini dan stimulasi yang tepat. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 13(2), 87–96.
Simamora, A., Sigalingging, S., Naipospos, A., Situmorang, Y., & Siregar, F. (2024). Implementasi senam irama untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Jurnal Obsesi, 8(3), 2345–2358.
Talango, S. (2020). Pentingnya stimulasi perkembangan pada masa golden age. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 23–35.
Yuniawati, N. (2024). Implementasi Ape Dalam Menstimulasi Perkembangan Fisik-Motorik Anak. Jurnal Anak Bangsa, 3(1), 31-42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





.png)



