Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Permainan Bola Bekel Di TK IT Shepita Meliani
DOI:
https://doi.org/10.53398/arraihanah.v6i1.946Keywords:
Fine Motor Skills, Bekel Ball Game, Early ChildhoodAbstract
This study aims to improve the fine motor skills of early childhood through the activity of playing bekel ball at TK IT Tahfidz Insan Madani. The background of this research is based on the low fine motor skills of children, as seen from the suboptimal coordination of eye and hand movements, finger flexibility, and dexterity in writing and playing activities. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Arikunto model, carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 20 children aged 5-6 years at TK IT Tahfidz Insan Madani. Data were collected through observation, interviews, documentation, and children's development assessment sheets. The results showed a significant improvement in children’s fine motor skills after implementing the bekel ball game activity. In the pre-action stage, the percentage of children in the Very Well Developed (BSB) category was only 5%. After the first cycle, it increased to 35%, and in the second cycle, it reached 80%. The bekel ball game proved to be effective in enhancing eye-hand coordination, finger dexterity, and children's agility in carrying out fine motor activities. Thus, it can be concluded that the bekel ball game activity can be an effective and enjoyable alternative learning medium to improve the fine motor skills of early childhood at TK IT Tahfidz Insan Madani
References
Al Ningsih, R. Y. (2021). Manfaat permainan tradisional bola bekel terhadap perkembangan anak usia dini [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
Amrullah, H. (2017). Museum permainan tradisional anak Jawa di Semarang dengan pendekatan arsitektur vernakular [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Arif, M. (2019). Identifikasi keterampilan motorik halus anak. Journal of Early Childhood Care Education.
Bujuri, D. A. (2018). Analisis perkembangan kognitif anak usia dasar dan implikasinya dalam kegiatan belajar mengajar. Jurnal Literasi, 9(1).
Crim. (2016). Identifikasi perkembangan motorik halus anak TK kelompok B Kelurahan Balecatur Gamping Sleman Yogyakarta [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta].
Desmariani, E., dkk. (2021). Peningkatan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun melalui permainan tradisional congklak. Jurnal Riset.
Dianti, R. (2013). Peningkatan kemampuan kognitif anak melalui permainan flaneles krim. Jurnal Spektrum PLS, 1(1).
Fitriani. (2024). Pengaruh permainan bola bekel terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun [Skripsi, Universitas Alauddin Makassar].
Hanif, A., dkk. (n.d.). Pembelajaran IPA SD/MI yang menyenangkan. Pustaka Learning Center.
Juwairiah. (2016). Meuen galah: Permainan tradisional Aceh sebagai media untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(2).
Kurniawan, A. W. (2019). Olahraga dan permainan tradisional. Wineka Media.
Kuswanto, dkk. (2021). Penanaman karakter religius melalui metode pembiasaan. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1).
Lestari, E., Muslihin, H., & Mulyana, E. H. (2019). Peningkatan kemampuan gerak lokomotor melalui gerak balap karung mengambil bola. Jurnal PAUD Agapedia, 3(1), 1–10.
Mashar, R. (2011). Emosi anak usia dini dan strategi pengembangannya. Kencana.
Miftah, M. (2018). Pengembangan dan pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran interaktif. Jurnal Litbang, 14.
Montulalu, B. E. F., dkk. (2009). Bermain dan permainan anak. Universitas Terbuka.
Mutiah, D. (2010). Psikologi bermain anak usia dini. Kencana.
Nadlifah, dkk. (2022). Perkembangan kognitif anak usia dini: Teori dan aplikasinya. AUD.
Nurfalah, R., & Fauzia, W. (2020). Panduan kegiatan permainan tradisional bagi guru dan orang tua. Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP-PAUD dan Dikmas) Jawa Barat.
Nurjani, Y. Y., dkk. (2019). Upaya mengembangkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menggunting. Journal of S.P.O.R.T, 3(2).
Rahma, R. (2021). Metode peningkatan kemampuan motorik halus anak. Damhil Education Journal.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan anak. Salemba Humanika.
Selviana, dkk. (2022). Identifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini di Kota Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 5.
Suryana, D. (2016). Pendidikan anak usia dini: Stimulasi dan aspek perkembangan anak. Media Prada.
Suyadi. (2010). Psikologi belajar pendidikan anak usia dini. Pedagogia.
Syamsurrijal, A. (2020). Bermain sambil belajar: Permainan tradisional sebagai media penanaman nilai pendidikan karakter. ZAHRA: Research and Thought Elementary School of Islam Journal, 1(2), 13.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





.png)



