Konsep Kurikulum Pendidikan Berbasis Hadits dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.53398/ja.v5i1.1017Keywords:
Educational Curriculum, Hadith, Islamic EducationAbstract
Hadits Nabi Muhammad ﷺ merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memuat prinsip dasar pendidikan, baik tujuan, materi, metode maupun evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum pendidikan yang terkandung dalam hadits serta relevansinya dengan pengembangan kurikulum pendidikan Islam kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan metode analisis isi terhadap teks-teks hadits yang berkaitan dengan kewajiban menuntut ilmu, pembinaan akhlak, pendidikan ibadah, serta pembentukan kepribadian muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan dalam perspektif hadits bersifat integral, mencakup dimensi keimanan, keilmuan, dan amal saleh secara seimbang. Materi kurikulum tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik melalui pembiasaan ibadah, keteladanan, serta pembentukan akhlak mulia. Hadits juga menekankan pentingnya metode pendidikan yang humanis seperti dialog, keteladanan, motivasi, dan pembelajaran bertahap sesuai kemampuan peserta didik. Prinsip lain yang ditemukan adalah universalitas pendidikan, kewajiban belajar sepanjang hayat, serta keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat. Konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan kurikulum modern yang menekankan pendidikan karakter, life skill, dan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, hadits dapat dijadikan landasan normatif dan filosofis dalam merumuskan kurikulum pendidikan Islam di era sekarang agar mampu melahirkan generasi berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Implementasi nilai-nilai kurikulum berbasis hadits diharapkan dapat memperkuat identitas pendidikan Islam sekaligus menjawab tantangan perkembangan zaman.
References
Abdullah, M. A. (2023). Islamic education and contemporary challenges: Integrative approaches in curriculum development. Yogyakarta: SUKA Press.
Ahmad, R. (2020). Prinsip-prinsip kurikulum pendidikan Islam. Malang: UIN Malang Press.
Aini, N., & Hasanah, U. (2022). Pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis karakter dalam menghadapi era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 145–160. https://doi.org/10.14421/jpai.2022.192-03
Alim, A. (2021). Integrasi nilai-nilai hadits dalam kurikulum pendidikan Islam modern. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 18(1), 55–69. https://doi.org/10.34001/tarbawi.v18i1.1678
Azra, A. (2022). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru (Edisi revisi). Jakarta: Kencana.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Febriani, N. N., Hidayatullah, M. R., & Thobroni, A. Y. (2025). Kurikulum pendidikan Islam sebagai pedoman pembelajaran dalam membentuk karakter religius perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 683–692. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1420
Hidayat, T., & Prasetyo, M. A. M. (2022). Reorientasi kurikulum pendidikan Islam pada era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.35316/jpii.v7i1.405
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, A. (2022). Ilmu pendidikan Islam (Edisi terbaru). Jakarta: Kencana.
Nasution, S. (2017). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Nuzul, D. A. A. (2023). Kurikulum pendidikan Islam dalam perspektif hadits tarbawi. J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, 2(1), 30–43. https://doi.org/10.62515/staf.v2i1.176
Rahman, F., Suyatno, S., & Wantini, W. (2023). Hadith-based character education in Islamic schools: A systematic literature review. Journal of Islamic Education Research, 5(2), 115–128. https://doi.org/10.35719/jier.v5i2.287
Ramli, M. (2019). Landasan pendidikan Islam berdasarkan hadits. Bandung: Alfabeta.
Rohman, M., & Mukhibat, M. (2021). Revitalisasi pendidikan karakter berbasis hadits dalam menghadapi tantangan era digital. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 289–304. https://doi.org/10.19105/tjpi.v16i2.4978
Sanjaya, W. (2019). Kurikulum dan pembelajaran: Teori dan praktik pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (Edisi terbaru). Jakarta: Kencana.
Sukmadinata, N. S. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Suyadi. (2020). Pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Syarifuddin, A., & Fathurrahman, M. (2021). Pendidikan karakter dalam perspektif hadits dan implementasinya di sekolah Islam. Jurnal Edukasi Islami, 10(1), 87–102. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1534
Wibowo, A., & Anshori, I. (2022). Transformasi kurikulum pendidikan Islam berbasis nilai profetik di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 221–236. https://doi.org/10.14421/jpi.2022.112.221-236
Yusuf, A. M. (2021). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan (Edisi terbaru). Jakarta: Kencana.
Zed, M. (2020). Metode penelitian kepustakaan (Edisi revisi). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)





