Pengembangan Sistem Evaluasi Pembelajaran Akhlak Anak Usia Dini di Pondok Pesantren Salafiyah Nurhidayah Desa Bencah Kelubi

Authors

  • Erlina Rosni Putriadi Harahap Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Indonesia
  • Zubaidah Amir MZ Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53398/ja.v5i1.1204

Keywords:

Evaluation System, Authentic Assessment, Akhlaq, Early Childhood, Salafiyah Pesantren

Abstract

This study aims to analyze and develop a learning evaluation system for early childhood moral (akhlaq) education at Pondok Pesantren Salafiyah Nurhidayah, Riau. The research subjects consisted of the kiai, ustadz, and ustazah, while the research object was the evaluation system and moral assessment instruments for early childhood students (santri). A descriptive qualitative approach was employed, with data collection techniques comprising participatory observation, in-depth interviews, and documentation of non-test instruments. Data analysis techniques applied the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings concluded that the learning evaluation system for early childhood moral education in this Islamic boarding school was developed through three main mechanisms that address two research questions: 1) The evaluation system is applied in an integrated manner through the division of conceptual evaluative roles by the kiai (macro-spiritual evaluation), ustadz (evaluation of cognitive manners and discipline), and ustazah (evaluation of affect and social interaction); 2) Instrument development is carried out through a non-test authentic assessment model that integrates daily anecdotal records, rubrics for performance assessment of manners, and participatory observation sheets of students' emotional development. The synergy of this system produces a valid, comprehensive, and sustainable child character development assessment model that aligns with early childhood psychology within the salaf pesantren ecosystem

Author Biographies

Erlina Rosni Putriadi Harahap, Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Indonesia

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem evaluasi pembelajaran akhlak anak usia dini serta mengembangkan model asesmen autentik berbasis nilai-nilai kepesantrenan di Pondok Pesantren Salafiyah Nurhidayah, Kabupaten Kampar, Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Subjek penelitian terdiri atas kiai, ustadz, dan ustazah yang dipilih secara purposive, sedangkan objek penelitian meliputi sistem evaluasi pembelajaran serta instrumen penilaian akhlak santri usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem evaluasi pembelajaran akhlak dilaksanakan secara terpadu melalui pembagian peran antara kiai sebagai evaluator spiritual, ustadz sebagai evaluator aspek kognitif dan kedisiplinan, serta ustazah sebagai evaluator perkembangan afektif dan perilaku sehari-hari. Pengembangan sistem dilakukan melalui rekonstruksi asesmen autentik berbasis instrumen non-tes berupa anecdotal record, lembar observasi, rubrik unjuk kerja, dan checklist perkembangan akhlak sehingga menghasilkan penilaian yang lebih komprehensif, objektif, dan terdokumentasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem evaluasi berbasis asesmen autentik mampu memperkuat kualitas pembinaan karakter anak usia dini di lingkungan pesantren serta dapat dijadikan model pengembangan evaluasi pembelajaran akhlak pada lembaga pendidikan Islam lainnya dengan tetap mempertahankan karakteristik budaya pesantren

Zubaidah Amir MZ, Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Indonesia

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem evaluasi pembelajaran akhlak anak usia dini serta mengembangkan model asesmen autentik berbasis nilai-nilai kepesantrenan di Pondok Pesantren Salafiyah Nurhidayah, Kabupaten Kampar, Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Subjek penelitian terdiri atas kiai, ustadz, dan ustazah yang dipilih secara purposive, sedangkan objek penelitian meliputi sistem evaluasi pembelajaran serta instrumen penilaian akhlak santri usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem evaluasi pembelajaran akhlak dilaksanakan secara terpadu melalui pembagian peran antara kiai sebagai evaluator spiritual, ustadz sebagai evaluator aspek kognitif dan kedisiplinan, serta ustazah sebagai evaluator perkembangan afektif dan perilaku sehari-hari. Pengembangan sistem dilakukan melalui rekonstruksi asesmen autentik berbasis instrumen non-tes berupa anecdotal record, lembar observasi, rubrik unjuk kerja, dan checklist perkembangan akhlak sehingga menghasilkan penilaian yang lebih komprehensif, objektif, dan terdokumentasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem evaluasi berbasis asesmen autentik mampu memperkuat kualitas pembinaan karakter anak usia dini di lingkungan pesantren serta dapat dijadikan model pengembangan evaluasi pembelajaran akhlak pada lembaga pendidikan Islam lainnya dengan tetap mempertahankan karakteristik budaya pesantren

References

Black, P., Harrison, C., Hodgen, J., Marshall, B., & Serret, N. (2021). Assessment for learning: Putting it into practice (2nd ed.). Open University Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791

Fauzi, A., Hidayat, T., & Sauri, S. (2023). Character education management in Islamic boarding schools: Strengthening students' moral values through pesantren culture. Journal of Education and Learning, 17(3), 421–434. https://doi.org/10.11591/edulearn.v17i3.20854

Hidayat, T., & Syafe'i, M. (2021). Islamic character education in pesantren: The role of kiai and boarding school culture. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 163–180. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.102.163-180

Isbah, M. F. (2020). Pesantren in the changing Indonesian context: History and current developments. Qudus International Journal of Islamic Studies, 8(1), 65–106. https://doi.org/10.21043/qijis.v8i1.5629

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2019). Naturalistic inquiry (Updated ed.). SAGE Publications.

Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Mueller, J. (2018). Authentic assessment toolbox: Enhancing student learning through online faculty development. Journal of Educators Online, 15(1), 1–14.

National Association for the Education of Young Children. (2020). Developmentally appropriate practice: Position statement. NAEYC.

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

OECD. (2021). Beyond academic learning: First results from the survey of social and emotional skills. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/92a11084-en

Ritonga, M., Hambali, H., Nurdianto, T., & Sari, R. P. (2022). Authentic assessment in Islamic education learning: Challenges and implementation. International Journal of Instruction, 15(2), 945–962. https://doi.org/10.29333/iji.2022.15252a

Susanti, R., & Hidayat, A. (2023). Authentic assessment model for early childhood moral development in Islamic education. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4518–4532. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5123

Suyadi, & Selvi, I. D. (2022). Moral and religious development assessment in early childhood Islamic education. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6345–6358. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3358

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Rosni Putriadi Harahap, E., & Amir MZ, Z. . (2026). Pengembangan Sistem Evaluasi Pembelajaran Akhlak Anak Usia Dini di Pondok Pesantren Salafiyah Nurhidayah Desa Bencah Kelubi. Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 5(1), 138-148. https://doi.org/10.53398/ja.v5i1.1204